Home » » Baksos Ramadhan — Ketika Persahabatan Tidak Hanya Tentang Gunung (2008) - Ai

Baksos Ramadhan — Ketika Persahabatan Tidak Hanya Tentang Gunung (2008) - Ai

 

Baksos Ramadhan — Ketika Persahabatan Tidak Hanya Tentang Gunung

(Agustus – September 2008)

 


 

Bismillah.

Agustus 2008.

“Ding!”

Suara kecil dari komputer tua di pojok kamar langsung bikin refleks menoleh.
Bagi pengguna setia Yahoo! Messenger, bunyi itu punya arti penting:

Ada pesan masuk.

Dan kalau tidak segera dibaca… biasanya akan terjadi sesuatu yang katanya tidak diinginkan. Entah apa itu. Mungkin cuma perasaan bersalah saja.

Kubuka layar.

“Oh… undangan conference anak-anak Gappala.”

Tanpa banyak basa-basi, langsung join.

Nama-nama mulai muncul satu per satu. Wajah lama. ID lama. Nickname yang lebih terkenal daripada nama asli pemiliknya.

Ah… tidak usah disebutkan satu-satu.
Nanti pada ge-er lagi kalau tahu namanya masuk catatan perjalanan ini.

Conference pun berjalan seperti biasa:

“bak buk plentang plentong…”

Entah bahasa apa yang dipakai saat itu.
Campur aduk antara serius, bercanda, OOT, dan ketawa tanpa sebab.

Singkat cerita…

Biasanya obrolan Gappala itu isinya:

👉 Kopdar
👉 Naik gunung
👉 Jalan-jalan

Semua sudah biasa.

Tapi kali ini…

Ada yang berbeda.

Gappala.or.id mau mengadakan Baksos di bulan Ramadhan.

Nah ini baru luar biasa.


🌙 Ide yang Berubah Menjadi Gerakan

Awalnya cuma obrolan conference.
Tapi seperti biasa, komunitas ini punya satu kebiasaan:

Kalau sudah niat baik… langsung jalan.

Pengumuman dipasang di forum.

Kegiatan Bakti Sosial Gappala.or.id — Ramadhan 2008

Karena lokasinya di Jakarta, otomatis panitia kecil diisi teman-teman Gappala Jakarta. Tapi dukungan datang dari mana-mana — Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan, Sulawesi.

Semua ikut bergerak.

Tim survey mulai keliling mencari panti asuhan.

Laporan berdatangan:
ada yang survei sini, ada yang survei sana, ada yang rekomendasi ini, ada yang usul itu.

Akhirnya, setelah diskusi panjang — bukan undian arisan tentunya — dipilihlah:

Panti Asuhan Alfiani
Jl. Pepaya III No.1
Cengkareng — Jakarta Barat.

Dari situlah semuanya benar-benar dimulai.


🤝 Saweran Persahabatan

Informasi disebar ke seluruh member.

Tidak ada paksaan.
Tidak ada target nominal.

Seribu rupiah. Dua ribu rupiah.
Yang penting ikhlas.

Dan perlahan…

Transfer pertama masuk.

Rasanya luar biasa.

Bukan karena jumlahnya.
Tapi karena ada orang-orang yang peduli.

Donasi terus berdatangan:
uang, kue, majalah, alat tulis, tempat pensil.

Satu demi satu bukti bahwa komunitas ini bukan cuma soal petualangan… tapi juga soal hati.


🏠 Malam Persiapan

Sabtu malam, 13 September 2008.

Buka puasa bersama di kantin belakang Pasfes — markas tidak resmi anak-anak Gappala Jakarta.

Teman-teman dari Bandung datang.
Koordinasi final dilakukan.

Sekitar pukul delapan malam, rombongan bergerak menuju rumahku. Tempat sederhana di ujung Jakarta yang rasanya bahkan tidak tercantum di peta.

Malam itu penuh aktivitas:

Ada yang melipat kardus.
Ada yang membungkus hadiah.
Ada yang bakar otak-otak.
Ada yang tidur.
Ada yang tidak bisa tidur.

Tidak ada panitia profesional.

Yang ada cuma teman-teman yang ingin berbagi.


🌙 Hari Berbagi

14 September 2008.

Semua persiapan selesai.

Makanan, minuman, buah, majalah, alat tulis — semuanya siap.

Sore hari kami berkumpul lagi di Pasfes sebelum berangkat menuju panti menggunakan mobil dan beberapa motor pengiring.

Maghrib tiba tepat saat kami sampai.

Langsung buka puasa bersama.

Menu sederhana:
bolu, risoles, pisang, dan air mineral.

Tapi suasananya hangat.

Anak-anak panti duduk rapi.
Pak Kosim sebagai pengurus menyambut dengan senyum.

Kami berbincang, memperkenalkan Gappala, bercerita tentang kegiatan komunitas, tentang persahabatan, tentang mimpi.

Sebagian anak-anak belum mengenal dunia petualangan.
Usia mereka masih SD dan SMP.

Namun malam itu bukan soal gunung.

Bukan soal perjalanan.

Melainkan tentang berbagi kebahagiaan.

Sekitar pukul 19.30 acara selesai.

Kami pulang dengan hati penuh.


☕ Malam Penutup

Di Pasfes, diskusi panjang kembali terjadi.

Tentang komunitas.
Tentang masa depan.
Tentang kebersamaan.

Kesimpulannya sederhana:

Gappala.or.id bukan sekadar website.
Ia adalah rumah online bagi banyak persahabatan.


🙏 Terima Kasih

Terima kasih kepada Allah SWT yang telah memberi kesempatan untuk berbagi.

Untuk semua panitia, relawan, donatur, dan teman-teman Gappala di seluruh Indonesia yang mendukung lewat tenaga, materi, doa, dan semangat.

Untuk teman-teman di Panti Asuhan Alfiani yang telah memberi kami kesempatan belajar arti berbagi.

Dan maaf jika ada nama yang terlewat…

bukan lupa sengaja,
hanya hati ini terlalu penuh oleh kenangan.


Karena pada akhirnya kami sadar:

Petualang sejati bukan hanya mereka yang menaklukkan gunung…

tetapi mereka yang masih punya hati untuk berbagi.

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar yang temen-teman berikan, semoga bermanfaat bagi kita bersama. Salam dari Gappala

 
Site Support : Komunitas Archive Gappala | Komunitas Petualang Indonesia
Copyright © 2013. Gappala Archive Mode - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Gappala
Proudly powered by Blogger